30 April 2013

Kedisiplinan Minum Obat Pengaruhi Penyembuhan TB

Tuberculosis (TB) merupakan penyakit menular yang masih menjadi perhatian dunia. Hingga saat ini, belum ada satu negara pun yang bebas TB. Angka kematian dan kesakitan akibat kuman Mycobacterium tuberculosis ini pun tinggi.
Dr Sugik Irbandini dalam Program Beranda Kesehatan menyebutkan Indonesia adalah pemasok pasien TB yang masuk dalam 5 besar di dunia setelah India, China, dan Afrika Selatan.Tidak hanya orang dewasa yang perlu mewaspadai TBC, penyakit TBC pada anak pun harus menjadi kewaspadaan orang tua.
Penyakit ini bisa timbul oleh anak yang mengisap udara yang mengadung kuman TBC. Beberapa gejala awalnya adalah si kecil gampang jatuh sakit, batuk terus-terusan, atau berat badan turun tanpa sebab.
Kuman TB dalam dahak berpindah melalui udara ketika penderita sedang bersin atau batuk. Kuman yang beterbangan akan dengan mudah terhirup orang lain.Kuman TB menyukai lingkungan yang lembab dan jauh dari jangkauan sinar matahari. Hunian padat dan kumuh dengan tingkat polusi tinggi merupakan lingku-ngan yang mendukung pertumbuhan bakteri TB.
Lebih lanjut Dr Sugik menjelaskan Penderita Tuberkulosis (TB) seringkali tidak patuh menghabiskan obat yang telah diberikan.Penyebabnya paling banyak adalah karena malas atau lupa. Namun ketidakpatuhan mengonsumsi obat dapat menimbulkan kekebalan tubuh terhadap obat tersebut. Akibatnya, obat yang sebelumnya efektif akan menjadi tidak efektif sama sekali pada tubuh penderita.
Pasien yang sudah terlanjur menderita MDR-TB tubuhnya akan jadi kebal terhadap obat TB, misalnya Isoniazid (INH). Untuk pengobatannya diberikan obat lini kedua. Pendeteksian terhadap MDR-TB yang memakan waktu dalam hitungan bulan membuat pasien TB seringkali terlalu lama menunggu hasil tes, akibatnya pasien TB menjadi terlambat diberi pengobatan.
Editor: Febri | Dalam : Review Talkshow,Star Jogja |      
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Kedisiplinan Minum Obat Pengaruhi Penyembuhan TB Rating: 5 Reviewed By: Siti Zuriah